APLIKASI
PROGRAM PRESENTASI (MICROSOFT EXCEL) DALAM PEMBELAJARAN
By
Aini Istigh Fariza (2011010008)
A.
Pengertian Microsoft Excel
Pengertian
Microsoft Excel adalah sebuah program atau aplikasi yang merupakan bagian dari
paket instalasi Microsoft Office, berfungsi untuk mengolah angka menggunakan
spreadsheet yang terdiri dari baris dan kolom untuk mengeksekusi perintah.
Microsoft Excel telah menjadi software pengolah data / angka terbaik di dunia,
selain itu Microsoft Excel telah didistribusikan secara multi-platform.
Microsoft Excel tidak hanya tersedia dalam platform Windows, Microsoft Excel
juga tersedia di MacOS, Android dan Apple.
Microsoft Excel secara fundamental menggunakan spreadsheet untuk
manajemen data serta melakukan fungsi-fungsi Excel yang lebih dikenal dengan
formula Excel. Excel merupakan program spreadsheet elektronik. Spreadsheet
adalah kumpulan dari Sel yang terdiri atas baris dan kolom tempat anda
memasukkan angka pada Microsoft Excel.
B.
Kelebihan dan Kekurangan Microsoft Excel
Kelebihan Microsoft Excel sebagai berikut :
1. User interface yang mudah untuk dipahami.
2. Kompatibilitas dengan berbagai platform/sistem operasi.
3. Mudah dipelajari untuk pengguna pemula.
4. Tersedia lisensi dalam versi grosir.
5. Mempunyai ekstensi (.xls) terpopuler untuk software spreadsheet.
6. Dapat membaca ekstensi standar spreadsheet (.csv).
7. Fitur pivot untuk mempermudah manajemen data.
8. Spreadsheet yang besar, dapat digunakan sebagai alternatif SQL untuk penggunaan sederhana.
9. Resource RAM dan memory kecil dibanding program sejenis.
10. Digunakan oleh berbagai industri, instansi dan pekerjaan.
11. Mendukung Visual Basic.
12. Menyediakan fitur Research Pane untuk mempermudah mencari referensi analisis data dengan Microsoft Excel menurut para ahli terkait topik yang diteliti.
Kekurangan Microsoft Excel yaitu :
1. Akses fungsi tertentu seperti fungsi statistik terbatas.
2. Jumlah sel terbatas.
3. Add-ins untuk disiplin ilmu tertentu seperti neural network, fuzzy logic tidak powerfull dibandingkan software sejenis contoh: MATLAB dan SAS.
C.
Fungsi Microsoft Excel
Microsoft Excel
digunakan di berbagai bidang pekerjaan, baik usaha kecil maupun perusahaan
berskala internasional. Adapun beberapa fungsi dan kegunaan Microsoft Excel
adalah sebagai berikut :
1. Membuat, mengedit, mengurutkan, menganalisis, meringkas, dan
memformat data serta grafik.
2. Membuat catatan keuangan dan anggaran keuangan.
3. Menghitung dan mengelola investasi, pinjaman, penjualan,
inventaris, dll.
4. Melakukan analisis dan riset harga.
5. Melakukan perhitungan statistika.
6. Membantu berbagai sektor bisnis untuk mempermudah melakukan laporan
keuangan.
7. Membuat daftar nilai sekolah maupun universitas
8. Konversi mata uang.
9. Membuat grafik persamaan matematika.
10. Membuat program Excel dengan Visual Basic.
11. Melakukan penelitian dengan berbagai metode penelitian.
12. Sarana pembelajaran komputer dan logika.
D.
Rumus rumus dan penggunaannya pada Microsoft Excel
Penggunaan
rumus pada excel yang paling mudah yaitu operasi penjumlahan dan pengurangan,
caranya cukup gampang yaitu menambahkan sell satu dengan lainnya,, contohnya
(=A1+A2).
1. Count, merupakan rumus untuk menghitung banyak angka(hanya angka)
dalam sebuah range. Contoh =count(A2,A5).
2. Sumif, digunakan untuk menghitung jumlah data dengan criteria
tertentu dan kemudian data yang sama tersebut ditotalkan, caranya cukup dengan
memasukkan rangenya, criteria yg sma, kemudian masukkan range yg akan
dijumlahkan. contoh; =SUMIF(F17:F22,2,F17:F22).
3. Min, yaitu rumus yang digunakan untuk mengetahui variable angka
yang paling kecil, caranya dengan menggabungkan beberapa range dari yang ingin
diketahui jumlah yang paling kecilnya, contoh =min(A2:A17).
4. Max, merupakan kebalikan dari min, caranya pun juga sama contoh;
=max(A5:A15).
5. Right, yaitu penggunaan untuk mengambil beberapa karakter dari
sebelah kanan, caranya dengan memasukkan text atau juga sell yang dipilih.
contohnya; =right(B15,3).
6. Mid, yaitu penggunaan untuk
mengambil beberapa karakter dari tengah, cukup memasukkan teks/sellnya kemudian
masukkan start num/dimulai dari karakter berapa dan terakhir masukkan isi
berapa karakter ingin diisi, contoh; =mid(A5,2,5.)
7. Left, adalah kebalikan dari right, yaitu mengambil karakter dari
sebelah kiri, contoh =left(A1,3).
8. Hlookup merupakan rumus untuk mengambil rumus dari table secara
horizontal. Caranya kita harus menentukan range table yang akan jadikan
pedoman, dan kemudian tekan f4 di range tersebut guna untuk mengunci range
tersebut agar nantinya ketika dicopy rumusnya tidak error. Yang harus dilakukan
yaitu, mengisi lookup value,table array,rowindeksnum,dan range lookupnya.
9. Vlookup, merupakan kebalikan dari hlookup, dengan mengambil rumus
secara vertical. Dan caranya pun juga masih sama dengan Hlookup.
10. IF, merupakan penggunaan
rumus yang menurut saya agak sulit karena rumusnya adalah yang paling panjang
dan juga menggunakan logika, caranya kita harus menentukan terlebih dahulu apa
saja yang ingin dibuatkan logikanya. Kemudian isi logical test, value is true, da
kemudian value is false.
